Semua bagian silinder, kecuali beberapa bagian, dilumasi oleh oli hidrolik di sirkuit. Perhatian khusus harus diberikan untuk menjaga kebersihan oli di sirkuit. Kapan pun terjadi kegagalan komponen hidrolik (silinder, pompa, katup), dan ada alasan untuk merasa bahwa partikel logam mungkin ada di dalam sistem, oli harus dikosongkan, seluruh sistem dibilas hingga bersih, dan semua saringan harus dibersihkan atau diganti secara menyeluruh. Oli baru harus disuplai untuk seluruh sistem. Oli yang sesuai dan direkomendasikan untuk digunakan pada sirkuit yang melibatkan silinder Komersial harus memenuhi spesifikasi berikut:
Viskositas operasi optimal dianggap sekitar 100 SSU。
* Minimal 50 SSU @ suhu pengoperasian
7500 SSU maksimum @ suhu awal
* 150 hingga 225 SSU @ 100o F. (37,8o C) (umumnya)
44 hingga 48 SSU @ 210oF. (98,9oC.) (umumnya)
Indeks Viskositas: minimum 90
Titik anilin: minimal 175
Inhibitor Karat dan Oksidasi (R&O).
Depresan Busa
Stabilitas sifat fisik dan kimia.
Demulsibilitas tinggi (emulsibilitas rendah) untuk pemisahan air, udara, dan kontaminan.
Tahan terhadap pembentukan gom, lumpur, asam, tar dan pernis.
Pelumasan tinggi dan kekuatan film.
| Kelas Minyak | 100OF.(37.8OC.) | 210O F.(98.9OC.) | |||
| SAE10 | 150 | 43 | |||
| SAE20 | 330 | 51 | |||
Suhu Normal:
0oF. (-18oC.) hingga 100oF. (37,8oC.) lingkungan
100oF. (37,8oC) hingga 180oF. (82.2oC.) sistem
Pastikan minyak yang Anda gunakan direkomendasikan
suhu yang Anda harapkan akan ditemui.
Oli hidrolik berkualitas baik yang sesuai dengan karakteristik yang tercantum di atas sangat penting untuk kinerja yang memuaskan dan umur panjang sistem hidrolik apa pun.
Oli harus diganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan sistem dibilas secara berkala.
Temperatur pengoperasian oli tidak boleh melebihi 200oF. (93oC.) dengan suhu maksimum 180o
F. (82oC.) umumnya direkomendasikan. 120oF. hingga 140oF. (50oC hingga 60o C) umumnya dianggap optimal. Temperatur yang tinggi mengakibatkan kerusakan oli dengan cepat dan mungkin menunjukkan perlunya pendingin oli atau reservoir yang lebih besar. Semakin mendekati temperatur optimal, semakin lama masa pakai oli dan komponen hidrolik.
Ukuran reservoir harus cukup besar untuk menampung dan mendinginkan semua cairan yang dibutuhkan suatu sistem, namun tidak boleh terlalu besar. Kapasitas minimum yang diperlukan dapat bervariasi antara 1 dan 3 kali keluaran pompa. Reservoir harus mampu menampung seluruh cairan yang dipindahkan oleh silinder yang ditarik ketika sistem tidak beroperasi, namun tetap menyediakan ruang untuk pemuaian dan pembentukan busa.
Minyak yang dituangkan ke dalam reservoir harus melewati saringan 100 mesh. Tuangkan hanya minyak bersih dari wadah bersih ke dalam reservoir.
Jangan sekali-kali menggunakan Saluran Pembuangan Engkol, Minyak Tanah, Bahan Bakar Minyak, atau Cairan Non-Pelumas lainnya, seperti Air.