Kegagalan silinder hidrolik terlihat seperti kebocoran, penyimpangan, gerakan tidak menentu/lambat, dan suara bising yang tidak biasa; penyebab umumnya adalah segel yang aus, cairan yang terkontaminasi, batang bengkok, dan tekanan berlebih, yang menyebabkan berkurangnya kecepatan dan tenaga.
Tanda-tanda umum termasuk kebocoran eksternal pada segel atau pelabuhan, bypass internal yang menyebabkan hanyut di bawah beban, pergerakan tidak menentu atau lambat, berkurangnya tenaga dan kecepatan, kebisingan yang tidak biasa, panas berlebih, kerusakan fisik yang terlihat pada batang, dan cairan hidrolik yang terkontaminasi.
Segel yang Aus: Memungkinkan cairan melewati piston atau keluar dari silinder, menyebabkan penyimpangan atau tenaga rendah.
Kontaminasi: Kotoran dan partikel logam di dalam oli merusak segel dan permukaan internal.
Ketidaksejajaran: Menyebabkan keausan batang yang tidak merata, pembebanan samping, dan degradasi seal yang cepat.
Jebakan Udara: Menyebabkan pengoperasian yang bising, tidak menentu, dan kenyal.
Tekanan berlebih: Komponen rusak atau katup pelepas tidak berfungsi.
Perawatan dan pembersihan rutin, seperti memeriksa segel dan memantau panas/tekanan sistem, dapat membantu mencegah kegagalan ini